Search

Twitter

RSS Posts

 

Posts in ‘Web Consultant’

Strategi Online: Ketahui Tujuan Anda Online, Kenali Siapa Target Anda

Jan 26

I Love Internet
Creative Commons License photo credit: codiceinternet

Saat ingin memanfaatkan Internet, banyak orang/bisnis/perusahaan/usaha kecil & menengah/organisasi berlomba-lomba membuat website untuk menunjukkan keberadaan mereka di dunia online. Akan tetapi, sering terjadi juga, setelah website-nya jadi, website tersebut tidak kepake. Jarang diupdate, nggak dimanfaatkan, nggak dipromosikan, dsb..

Akhirnya website itu pun sepi pengunjung, terbengkalai. Website itu pun jadi sesuatu yang sia-sia dan mubazir, padahal sebelumnya mereka telah mengeluarkan uang berjuta-juta rupiah untuk menggunakan jasa web designer atau web developer.

Memanfaatkan potensi Internet tidak selalu berarti membuat website. Dalam jangka panjang, membuat website memang sangat penting. Tapi saat ingin memanfaatkan Internet saat ini, lebih penting lagi disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Itulah dia, makanya ada ilmu yang namanya strategi online/online strategy (Pak Nukman dan Mbak Iim, dua orang guru saya, adalah ahlinya strategi online).

Ada beberapa hal dalam strategi online yang perlu diketahui sebelum kita/bisnis/organisasi memasuki jagad Internet yang luas. Sebelum masuk ke daerah teknis (seperti websitenya kaya gimana, mau menggunakan tools apa, dsb), ada beberapa hal mendasar yang perlu dirumuskan. read all »

Apa Itu Conversion Rate?

Jan 06

Website Conversion Rate

Ilustrasi conversion rate

Dunia internet marketing saat ini telah penuh sesak dengan beribu strategi. Tak terhitung banyaknya orang yang membuat tulisan-tulisan dan atau mendiskusikan topik tentang strategi internet marketing yang handal. Namun sayangnya, mayoritas tulisan dan diskusi yang beredar itu hanya berkutat pada pembahasan pencarian trafik melalui SEO, Adword, iklan baris dan lain sebagainya. Padahal masih sangat banyak aspek di luar itu yang juga harus diperhatikan. Salah satunya adalah conversion rate. Apa itu conversion rate?

read all »

Usaha/Bisnis Kecil dan Menengah Perlu Memiliki Website!

Dec 23

Souvenir Shop, Cisarua Bogor
Creative Commons License photo credit: DMahendra

Suatu survey mengatakan bahwa 46 persen dari bisnis kecil (di Indonesia namanya Usaha Kecil Menengah/UKM) tidak memiliki website. Ini adalah survey di Amerika Serikat, negara dengan penetrasi Internet mencapai 74,1%. Di Indonesia yang penetrasi internetnya cuma 12,5%, dari UKM yang jumlahnya sekitar 550 ribu usaha (pada akhir 2008), artinya sangat sedikiiit sekali UKM yang memiliki website.

Bagi usaha/bisnis kecil dan menengah, perlu nggak sih memiliki website? Jawabannya cuma satu, ya, sangat perlu! Terutama untuk usaha-usaha yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Sangat penting usaha/bisnis Anda eksis di Internet. Kita sama-sama tahu, kalau pengguna Internet di Indonesia terus bertambah tiap tahunnya (kira-kira diprediksi mencapai lebih dari 57 juta di tahun 2010). Pengguna Internet Indonesia juga sangat aktif dalam mengakses Internet, terbukti dengan besarnya pengguna Facebook, yang Indonesia menempati posisi 7 dengan lebih dari 11 juta pengguna, serta pengguna Twitter Indonesia yang masuk 5 besar dunia!.

Satu hal yang paling penting, sekarang mulai makin muncul kecenderungan bahwa untuk mendapatkan suatu informasi, kita lebih sering mencarinya di Internet (lewat situs pencari seperti Google) daripada bertanya langsung ke orang lain, lewat TV, radio, atau koran. Setuju kan? Entah itu mencari informasi seputar produk, mencari rekomendasi jasa/tempat wisata/tempat makan yang bagus, atau cuma sekedar pengen nyari tahu isu terhangat kali ini (misalnya Luna Maya vs Infotainment), semua dilakukan lewat Internet! read all »

Website “Bagus” vs “Tidak Bagus”: Website Bagus Harus bisa Diukur!

Dec 17

Google Analytics v2.0

Screenshot Google Analytics

Creative Commons License photo credit: vrypan

Tulisan ini melanjutkan postingan sebelumnya tentang website yang bagus vs tidak bagus. Berdasarkan pengalaman kami, secara umum kira-kira ada empat hal yang bisa mengetahui apakah sebuah website itu bagus atau tidak bagus: dari segi bisnis, disain, konten, dan teknologi. Keempat hal ini berhubungan erat satu sama lain, dan tidak dapat dipisahkan perhatiannya saat hendak membuat atau mengurus sebuah website. Postingan kali ini akan membahas segi bisnis terlebih dahulu.

Bicara bisnis, tentu saja paling penting adalah bicara tentang tujuan. Apa tujuan Anda membuat website? Untuk berjualan langsung di Internet? Untuk membuat calon pelanggan menghubungi Anda dan menggunakan jasa Anda? Sekedar memberi informasi tentang perusahaan Anda? Untuk meningkatkan citra perusahaan? Untuk berkomunikasi dengan pelanggan? Atau sekedar eksis aja tanpa tujuan yang jelas? read all »

Kesalahan Umum Pengusaha Dalam Internet Marketing

Dec 13

Saat ini sudah banyak orang yang melihat potensi besar dari internet. Termasuk diantaranya para pengusaha dari berbagai sektor industri. Banyak dari mereka yang sadar akan besarnya kebermanfaatan yang bisa diberikan internet bagi bisnis mereka. Kesadaran tersebut membuat banyak pengusaha yang mulai mencoba-coba meluaskan sayap bisnis mereka ke dunia maya. Ada yang menjajal  sendiri dengan membaca artikel-artikel tentang internet marketing yang banyak bertebaran di jagad virtual. Ada pula yang sudah merasa terlalu sibuk dengan bisnisnya sehingga mempercayakan ekspansi bisnisnya itu ke pihak lain. Baik itu ke individu maupun ke sebuah perusahaan konsultan pemasaran online profesional.

Namun, sayangnya banyak pula di antara pengusaha tersebut yang tersandung di tengah perjalan ekspansi online mereka. Banyak dari mereka yang salah melangkah. Berikut adalah 3 kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh para pengusaha (terutama skala kecil dan menengah) dalam strategi pemasaran online mereka: read all »

Website “Bagus” vs “Tidak Bagus”. Yang Mana yang Website Bisnis Anda?

Dec 11

Uni-Weimar Website MFU I
Creative Commons License photo credit: schoschie

Di Internet, terdapat jutaan website. Banyak di antara website-website itu yang “bagus”, namun banyak juga website yang “tidak bagus”. Tidak bagusnya itu bisa disebabkan oleh banyak segi. Bisa dari segi konten, disain, teknologi, dan yang paling penting adalah tentang hubungannya dengan bisnis perusahaan/perseorangan sang empunya website. Website-website yang “bagus” ini sebagian besar sudah memenuhi standar-standar website yang baik, dan bermanfaat maksimal sesuai dengan tujuan pembuatan websitenya. Entah bertujuan untuk berjualan di online, meningkatkan popularitas, memberi berita, membangun komunitas, maupun tujuan yang lain.

Di sisi lain, website yang “tidak bagus” tidak berfungsi maksimal, karena unsur-unsur di dalamnya membuat website itu “tidak bagus”. Entah disainnya ketinggalan zaman, kontennya amburadul, teknologinya tidak optimal, dan sebagainya. Atau bahkan merugikan Anda karena perlu mengeluarkan biaya untuk operasional website, tapi tidak sebanding dengan apa yang Anda dapatkan dari website Anda. Tentu saja website seperti ini perlu diperbaiki, karena apabila dibiarkan, sangat membuang uang dan membuat website Anda jadi beban di pikiran. Investasi untuk membuat sebuah website tidaklah kecil bukan?

Nah, pertanyaannya, apakah Anda sadar bahwa website Anda atau perusahaan Anda termasuk kategori website “tidak bagus”? Bagaimana cara untuk mengetahuinya? Bagaimana cara mengetahui apakah website perusahaan Anda sejalan dengan tujuan bisnis Anda? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya?

Di postingan-postingan selanjutnya, kita akan belajar bareng tentang gimana sih sebenernya website yang “tidak bagus” itu. Berdasarkan pengalaman, saya akan menunjukkan tools maupun teori untuk mengetahuinya dan solusi untuk memperbaikinya. Jadi, apakah sudah siap untuk “membaguskan” website kita? ;)