Website “Bagus” vs “Tidak Bagus”. Yang Mana yang Website Bisnis Anda?
11 December 2009. Muhammad Ilman Akbar
Di Internet, terdapat jutaan website. Banyak di antara website-website itu yang “bagus”, namun banyak juga website yang “tidak bagus”. Tidak bagusnya itu bisa disebabkan oleh banyak segi. Bisa dari segi konten, disain, teknologi, dan yang paling penting adalah tentang hubungannya dengan bisnis perusahaan/perseorangan sang empunya website. Website-website yang “bagus” ini sebagian besar sudah memenuhi standar-standar website yang baik, dan bermanfaat maksimal sesuai dengan tujuan pembuatan websitenya. Entah bertujuan untuk berjualan di online, meningkatkan popularitas, memberi berita, membangun komunitas, maupun tujuan yang lain.
Di sisi lain, website yang “tidak bagus” tidak berfungsi maksimal, karena unsur-unsur di dalamnya membuat website itu “tidak bagus”. Entah disainnya ketinggalan zaman, kontennya amburadul, teknologinya tidak optimal, dan sebagainya. Atau bahkan merugikan Anda karena perlu mengeluarkan biaya untuk operasional website, tapi tidak sebanding dengan apa yang Anda dapatkan dari website Anda. Tentu saja website seperti ini perlu diperbaiki, karena apabila dibiarkan, sangat membuang uang dan membuat website Anda jadi beban di pikiran. Investasi untuk membuat sebuah website tidaklah kecil bukan?
Nah, pertanyaannya, apakah Anda sadar bahwa website Anda atau perusahaan Anda termasuk kategori website “tidak bagus”? Bagaimana cara untuk mengetahuinya? Bagaimana cara mengetahui apakah website perusahaan Anda sejalan dengan tujuan bisnis Anda? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya?
Di postingan-postingan selanjutnya, kita akan belajar bareng tentang gimana sih sebenernya website yang “tidak bagus” itu. Berdasarkan pengalaman, saya akan menunjukkan tools maupun teori untuk mengetahuinya dan solusi untuk memperbaikinya. Jadi, apakah sudah siap untuk “membaguskan” website kita?

Dec 17 at 13:25
[...] Website "Bagus" vs "Tidak Bagus". Yang Mana yang Website Bisnis Anda?: [...]